—
Tim Seni Organisasi Asgar
Berada di negara Jepang ketika ada angin berhembus, ada suara-suara merdu yang berkumandang dari luar rumah penduduk.
Bukan hanya suara yang menghibur hati, tapi ternyata ada hiasan indah yang bergelantungan di depan rumah warga Jepang, yang hampir merata di seluruh pelosok negeri sakura tersebut.
Ternyata ada benda yang bergelantungan indah dan penuh warna-warni, ternyata setelah diusut, nama benda tradisional tersebut adalah disebut “Furin”.
Makna dan Arti Furin
Dalam aksara Jepang, furin dengan huruf hiragana ditulis sebagai ふりん, dan dengan huruf kanji ditulis 風鈴.
Furin adalah lonceng kipasan angin khas tradisional Jepang. Biasanya lonceng ini digantung di luar kamar, terutama waktu musim panas, jadi ketika angin bertiup, maka akan hadir gerakan indah disertai suara yang merdu.
Furin ini dapat menjadi hiasan taman baik secara visual maupun lantunan suara. Perpaduan ini menciptakan keindahan pandangan dan juga pendengaran.
Bahan Untuk Membuat Furin
Marilah kita sejenak melihat materi atau bahan yang digunakan untuk membuat furin ini.
Ternyata warga jepang banyak yang membuat furin dari bahan kaca, bambu, kulit, batu, kayu, dan sebagainya.
Warga jepang percaya bahwa suara merdu Furin dapat membuat kita me-refresh fikiran dan jiwa di kala panas menyengat di musim panas.
Banyak Pilihan, Beraneka Ragam
Jadi tidak heran, kita dapat melihat berbagai jenis furin di setiap daerah di Jepang dan mungkin bisa membuat furin sendiri di tempat-tempat wisata.
Oleh karenanya, kita dapat menemukan furin favorit tersendiri dan menggantungnya di luar kita untuk menikmati suara dan warna-warninya.
Sungguh suatu ciri khas yang berbeda, dengan furin ini dapat membuat kita merasakan, menyegarkan jiwa, dan merasa belajar budaya Jepang.
Ada di antara kita yang berminat?