Prospek dan Peluang Kedelai Hitam yang Kaya Gizi

Diposting pada

Tim Kesehatan Organisasi Asgar

Photo: Kementrian Pertanian
Photo: Kementrian Pertanian

Banyak di antara kita, baik itu keluarga, sahabat dan rekan kantor yang mungkin mendengar istilah Bisnis Kedelai Hitam, dan ingin mengusahakannya.

Tapi banyak di antara kita yang belum tahu dan bertanya, tentang apa itu Bisnis Kedelai Hitam, bagaimana cara,

kapan bisa tersedia, berapa biaya, kenapa bisa jadi peluang, dimana tempat, dan kepada siapa bisa bertanya.

Oleh karena itu, bersama ini Organisasi Asgar akan berbagai tips dan trik mudah cara mendapatkannya, semoga bermanfaat.

Nutrisi Penting

Protein adalah bahan nutrisi yang sangat penting. Tapi banyak yang cendrung mengkonsumsi protein yang bersumber dari binatang, atau sering disebut protein hewani.

Ternyata ada sumber protein yang sangat kaya yaitu yang berasal dari kedelai. Yang lebih menarik lagi, ternyata di antara berbagai jenis kedelai yang ada, terdapat kedelai yang sangat kaya akan protein yaitu kedelai hitam.

Karena kedelai hitam sangat kaya akan protein, secara internasional jenis ini sering disebut The King of Plant Protein.

Kandungan gizi kedelai hitam

Kedelai hitam banyak dimanfaatkan sebagai bahan baku kecap. Kecap yang dibuat dari kedelai hitam disamping memiliki kandungan protein tinggi,

juga memiliki kandungan pigmen hitan yang sangat bermanfaat untuk kesehatan.

Kedelai hitam juga merupakan sebagai sumber antosianin yang baik. Ini karena kedelai hitam sebagian besar mengandung cyanidin-3-glukosida dan delphinidin-3-glukosida.

Jika kecap kedelai hitam yang dibuat dari varietas Merapi. Maka didapat kandungan protein sebesar 3,20% lebih tinggi dibandingkan kecap yang dibuat dari varietas kedelai kuning Argomulyo yang hanya sebesar 2,37%.

Peluang bisnis dan prospek kedele hitam

Diakui memang bahwa kedelai kuning banyak tersedia di pasaran. Secara hukum ekonomi, ini berarti bahwa

kedelai hitam memiliki supply (persediaan) masih kurang, yang mengakibatkan harganya bisa tinggi, dan banyak dibutuhkan oleh demand (permintaan)

Semakin meningkatnya kesadaran masyarakat pada nutrisi bergizi, maka peluang kedelai yang kaya protein akan semakin bagus prospeknya.

Karena kandungan nutrisinya yang kaya, kedelai hitam adalah bahan baku industri yang dominan dalam memenuhi permintaan dalam produksi kecap.

Benih dan varietas kedelai hitam

Kementrian Pertanian melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, telah menghasilkan varietas Detam 1 dan Detam 2.

Untuk varietas Detam 1, bisa menghasilanhingga 3,45 ton per hektar dan memiliki ukuran biji yang besar karena

memiliki berat 14,84 g setiap 100 biji. Detam 1 juga memiliki kandungan proteinnya sangat tinggi yaitu 45,36% bk.

Detam 1 yang dihasilkan merupakan varietas kedelai hitam pertama berukuran biji besar dan menjadi varietas kedelai berkandungan protein tertinggi.

Untuk varietas Detam 2, ukurannya lebih kecil dari Detam 1. Protein yang dikandung mencapai 45,58% bk.

Hal ini menyebabkan Detam 2 sebagai kedelai hitam dengan kandungan protein sangat tinggi.

Kelebihan lainnya adalah Detam 2 memiliki galur yang tahan kekeringan.

Di samping 2 varietas di atas, Badan Litbang Pertanian juga menyediakan dua varietas kedelai berumur super genjah yang bernilai strategis untuk kondisi perubahan iklim.

Ini karena varietas ini lebih toleran terhadap kekeringan dan hama melalui mekanisme escape (terhindar) serta meningkatkan indeks pertanaman (IP).

Varietas yang disiapkan Badan Litbang Pertanian adalah W9837 X Cikuray-66. Varietas ini mampu menghasilkan

tingkat produksei sebesari 3,15 ton per hektar. Umur genjahnya adalah 75 hari. Rendemen kecapnya adalah sebesar 88%.

Varietas lain adalah W9837 X 100H-236 dengan tingkat produksi sebesari 2,89 ton per hektar.

Varietas ini toleran kekeringan pada fase reproduktif. Kelebihan varites in adalah lebih tahan pada hama kepik coklat dan karat daun.

Demikianlah informasinya, semoga bermanfaat