Organisasi Asli Garut Jawa Barat
Wilujeng Enjing Baraya, bersama ini disampaikan impormasi sabaraha hargi ayeuna bahan pangan dan sembako (sembilan bahan pokok) yang dipengaruhi oleh harga emas dan perak di Provinsi Jawa Barat.
Kabupaten Sukabumi Jawa Barat- Update harga komoditas pangan pokok pada 14 November 2025 menunjukkan adanya pergerakan harga signifikan di Pasar Pelita dan Pasar Cisaat.
Data yang dihimpun oleh Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sukabumi mencatat harga Jengkol dan Petai cenderung stabil tinggi di level Rp45.500/Kg dan Rp24.000/Lonjor, karena permintaan dari Jabodetabek tetap tinggi. Sementara itu, harga Cabai Merah Keriting mengalami kenaikan tipis. Informasi ini penting bagi masyarakat dan pelaku usaha untuk perencanaan belanja harian di Kota Moaci.
Analisis Singkat (Pemicu Pergerakan Harga)
Stabilitas harga tinggi Jengkol dan Petai disebabkan oleh keterbatasan pasokan Jengkol di beberapa daerah penghasil Sukabumi, serta kualitas Petai dari Cikidang yang diekspor keluar daerah.
Kepala Dinas Pangan Kabupaten Sukabumi menyatakan bahwa komoditas ini menjadi penyumbang inflasi kecil namun signifikan. Kenaikan harga Cabai Merah Keriting disebabkan oleh kendala distribusi akibat perbaikan jalan di jalur Puncak dan Cikidang. Masyarakat diimbau untuk memanfaatkan produk hasil kebun sendiri yang sedang musim panen seperti singkong dan talas.
Daftar Harga Lengkap (Tabel Komparasi)
Penutup (Informasi Tambahan dan Seruan)
Data ini bersifat rata-rata yang dikumpulkan dari Pasar Pelita, Pasar Cisaat, dan Pasar Parungkuda. Harga di tingkat pedagang eceran atau pasar kecil mungkin bervariasi. Warga diimbau untuk menggunakan aplikasi atau situs resmi pemerintah setempat untuk mendapatkan update harga secara real-time.
Harga ini berlaku untuk kecamatan Palabuhanratu, Cikakak, Cibadak, Sukabumi, dan seluruh wilayah yang berada di Kabupaten Sukabumi Jawa Barat.
Demikianlah informasinya, semoga bermanfaat.

