Mengolah Pisang Menjadi Lebih Bermanfaat, Tahan Lama, dan Serba Guna

Photo: Kementrian Pertanian

Photo: Kementrian Pertanian

Salah satu jenis buah yang akrab dengan kita adalah pisang. Banyak kita jumpai buah ini baik di rumah, restoran, cafe, warung, atau pun pasar.

Ini membuktikan bahwa pisang adalah buah yang menjadi salah satu buah favorit masyarakat. Disamping rasanya yang enak, nilai gizi nya pun tinggi.

Buah pisang yang nama latinnya adalah Musa paradisiaca merupakan sumber pangan gizi yang kaya akan karbohidrat, vitamin, serat, dan mineral.

Masalah pasca panen pisang

Bagi petani, panen pisang adalah masa yang menggembirakan. Tapi ada masalah yang mereka hadapi yaitu harga yang anjlok. Ini terjadi karena banyak pisang yang menumpuk dan melimpah.

Disamping harga jual yang merosot ada masalah lain membuat petani pusing. Masalahnya adalah pisang tidak bisa tahan lama. Serta membutuhkan usaha untuk menyimpannya.

Trik dan cara cerdas mengolah pisang menjadi tepung

Untuk mendapatkan pisang yang tahan lama, banyak petani yang mengolah pisang menjadi bentuk lain. Contohnya adalah membuat pisang sale, pisang goreng, dan produk olahan lainnya.

Cara di atas cukup biasa di kalangan masyarakat kita. Tapi ada alternatif pengolahan lain yaitu membuat tepung pisang.

Prospek dan Peluang dari Tepung Pisang

Masyarakat kita sudah sangat familiar dengan tepung, dan memanfaatkannya untuk sebagai bahan baku untuk membuat berbagai jenis masakan.

Fakta ini membuat banyak orang indonesia yang menjadi sangat butuh pada tepung. Hal ini menimbulkan ketergantungan pada berbagai jenis tepung utama  seperti tepung terigu dan beras.

Dengan adanya tepung pisang ini, diharapkan ada alternatif bagi masyarakat yang sudah tergantung dengan tepung jenis lain.

Apalagi tepung pisang bisa menjadi pilihan yang lebih cerdas bagi masyarakat karena tepung bisa memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi. Serta dapat dijadikan pilihan sebagai diversifikasi gizi masyarakat.

Produk Olahan yang bisa dibuat

Dari tepung pisang, kita bisa membuat berbagai produk olahan. Antara lain untuk makanan bayi, penganti terigu, dan untuk formula kue.

Disamping itu juga bisa untuk membuat biskuit rasa pisang, bakery, dan bermacam snack lainnya.

Cara memaksimalkan pembuatan tepung pisang

Untuk membuat produk pisang yang lebih bermutu, maka tambahkanlah sodium metabisulfit. Hal ini dilakukan untuk mengatasi masalah pencoklatan pada tepung pisang.

Melalui uji organoleptik dan analisis kimia, maka didapatkan cara untuk memaksimalkan pembuatan tepung pisang

  • melakukan perendalam dalam 0,3% sodium metabisulfit
  • menentukan kesukaan terhadap tekstur sebesar 53,33%
  • menentukan tingkat  kesukaan terhadap warna sebesar 53,33%
  • menentukan kesukaan terhadap aroma tepung pisang sebesar 26,67%.

Melalui analisis proksimat/kimia didapatkan hasil dengan perendaman dalam 0,3% sodium metabisulfit akan memberi manfaat yaitu: memberikan persentase kandungan protein, serat kasar, derajat putih dan total gula lebih tinggi dan kandungan lemaknya lebih rendah.

Melalui analisis uji organoleptik terhadap 4 jenis pisang, didapatkan hasil bahwa pisang raja nangka mempunyai tekstur, warna, dan aroma yang paling disukai dibandingkan dengan jenis pisang yang lain.

Melalui analisis rendemen terhadap 4 jenis pisang. Didapatkan hasil bahwa pisang janten memberikan rendemen tertinggi yaitu 35-36%. Setelah itu pisang raja nangka memberikan rendemen yaitu 20-21%.

Berdasarkan hasil dari uji dan analisis diatas, dapat disimpulkan bahwa pisang terbaik untuk diolah menjadi tepung adalah pisang raja nangka.

Dengan melakukan pengolahan pisang raja menjadi tepung pisang seperti yang diuraikan diatas, maka kita akan dapat meningkatkan nilai tambah sebesar minimal 15%. 

-------------------

Saran Pengurus Asgar: Belanja online gampang, murah, ongkos kirim gratis, jaminan uang kembali, dan bayar di tempat hanya di Lazada.co.id