Mengenal Kabuki, Seni Tarian Drama Jepang

Tim Organisasi Asgar Menelusuri Keindahan Jepang

Salah satu bentuk pertunjukan seni tarian drama khas Jepang yang sering digemari oleh bangsa di berbagai negara adalah Kabuki.

Mengenal Kabuki, Seni Tarian Drama Jepang

Arti dan Makna dari Kabuki

Kabuki adalah seni tari drama tradisional dan klasik Jepang. Para penari kabuki terkenal dengan kostum mewah dan tata rias wajah yang sangat mencolok.

Dalam aksara Bahasa Jepang, Kabuki dengan huruf hiragana ditulis かぶき. Serta dalam huruf kanji Kabuki ditulis 歌舞伎.

Aneka Ragam Kabuki

Secara umum, ada 2 jenis Kabuki, yaitu Kabuki-odori atau kabuki tarian. Juga ada Kabuki-geki atau kabuki sandiwara.

Kabuki-odori sering dipentaskan dari masa kabuki masih dibawakan Okuni hingga di masa kepopuleran Wakashu-kabuki, remaja laki-laki menari diiringi lagu yang sedang populer dan konon ada yang disertai dengan akrobat.

Di samping itu, Kabuki-odori juga bisa berarti pertunjukan yang lebih banyak tarian dan lagu dibandingkan dengan porsi drama yang ditampilkan.

Sedangkan Kabuki-geki adalah pertunjukan sandiwara yang ditujukan untuk penduduk kota pada zaman Edo dan berintikan sandiwara dan tari.

Dahulu, peraturan yang dikeluarkan Keshogunan Edo mewajibkan kelompok kabuki untuk “habis-habisan meniru kyōgen” merupakan salah satu sebab kabuki berubah menjadi pertunjukan sandiwara.

Ada alasan dari Keshogunan Edo mengeluarkan aturan tersebut, karena kabuki yang menampilkan tari sebagai atraksi utama merupakan pelacuran terselubung dan pemerintah harus menjaga moral rakyat.

Topik Cerita Kabuki

Secara umum, ada jenis cerita kabuki yang berasal dari kisah sejarah, kabuki ini disebut Jidaimono.

Ada topik ada tema lain dari tarian drama kabuki yaitu, cerita yang diambil dari kisah berlatar belakang kehidupan masyarakat, cerita Kabuki ini disebut Sewamono.

Bunyi Latar Pengiring Kabuki

Pertunjukan Kabuki diiringi oleh alunan musik. Ada berbagai musik yang dibagi berdasar pada arah sumber suara.

Kalau musik yang dimainkan di sisi kanan panggung dari arah penonton disebut dengan istilah Gidayūbushi.

Sedangkan musik yang dimainkan di sisi kiri panggung dari arah penonton disebut dengan istilah Geza ongaku.

Lalu ada juga musik yang dimainkan di atas panggung, musik pengiring ini disebut dengan istilah Debayashi.

Sebagai informasi tambahan, ada yang disebut Takemoto (Chobo), yaitu sebutan untuk Gidayūbushi khusus untuk kabuki.