Air Terjun Nachi di Wakayama, sebagai tempat Wisata Suci Jepang

Tim Organisasi Asgar Menelusuri Keindahan Jepang

Air Terjun Nachi di Wakayama, sebagai tempat Wisata Suci Jepang

Ada banyak tempat di Jepang yang bisa dijadikan sebagai lokasi kunjungan wisata yang betul-betul mencengangkan mata dan membuat kita ingin datang dan datang lagi.

Selain indah dan menyegarkan mata, ternyata ada tempat wisata yang dianggap suci bagi masyarakat di negeri Sakura nan indah ini.

Arti dan makna Nachi Fall Wakayama

Air terjun Nachi di Wakayama adalah tempat wisata yang dianggap suci dan merupakan salah satu dari air terjun besar yang ada di Jepang.

Dalam aksara Bahasa Jepang, air terjun Nachi dengan huruf hiragana ditulis なちのたき, dengan romaji ditulis “nachi no taki”, serta dalam huruf kanji ditulis 那智滝.

Tempat Wisata yang Digemari Warga Jepang dan Turis Manca Negara

Lokasi Air Terjun Nachi Terjun terletak di daerah yang bernama Nachikatsuura, di Prefektur Wakayama Prefecture, Jepang.

Nachi Falls adalah salah satu air terjun paling suci di Jepang seperti yang telah disembah sebagai tempat kediaman suci dewa sejak zaman kuno.

Air terjun ini memiliki ketinggian yang cukup tinggi yaitu 133 meter dan lebar 13 meter, selain itu, juga dikenal sebagai salah satu dari tiga air terjun besar di Jepang.

Nachi Falls juga merupakan air terjun tertinggi negara dalam penurunan tanpa terganggu tunggal. Ini adalah bagian dari “Situs Suci dan Ziarah Rute di Kii Mountain Range” ditunjuk sebagai Situs Warisan Budaya Dunia pada tahun 2004.

Air terjun yang terletak jauh di dalam hutan purba di kota Nachi-Katsuura , Wakayama prefektur di Kii Peninsula. Juga berada di barat daya bagian dari semenanjung memegang tiga tempat suci utama yang dihubungkan oleh rute ziarah ke ibu kota kuno Nara dan Kyoto.

Wilayah ini menjadi sangat terkenal sebagai situs suci utama di sekitar abad ke-11 atau ke-12.

Ada dua batu di bagian atas air terjun yang merupakan Kami wali air terjun dan kuil Shinto. Ada juga sebuah kuil Buddha di sini yang hancur selama Restorasi Meiji (akhir abad 19).

Banyak shugenja dan pecinta bernasib sial telah melompat dari atas air terjun dalam keyakinan bahwa mereka akan terlahir kembali ke Kannon surga. Setiap pagi imam Shinto membuat persembahan kepada air terjun dalam ritual yang indah dan tenang bermartabat.

Kumano Nachi Taisha, sebuah kuil Shinto di dekat air terjun, adalah salah satu tujuan utama dari ziarah Kumano Kodo rute.

Nachi Falls adalah obyek ibadah di Hiro-jinja Shrine, yaitu sebuah kuil bawahan Kumano Nachi Taisha. Dengan kata lain, Nachi Fallls diabadikan sebagai dewa dari Hiro-jinja Shrine, yaitu ada sebuah tali putih suci dengan panjang 26 meter yang membentang di atas air terjun.

Keindahan Nan Memukau

Juga ada pemandangan vermillion yang bertingkat tiga pagoda berdiri di depan Nachi Falls. Pagoda milik Seigantoji Temple, yang dipisahkan dari Kumano Nachi Taisha.

Semua Nachi hutan purba, Kumano Nachi Taisha, Kumano Kodo dan Seigantoji Temple merupakan bagian dari Situs Warisan Dunia.

Nachi Falls juga disebut “Ichi no Taki” atau “air terjun pertama” karena itu adalah yang terbesar di antara 48 air terjun yang digunakan oleh biksu untuk pelatihan pertapa di Gunung Nachi.