Produk Susu untuk Tulang yang Sehat

Dalam sebuah penelitian terbaru ditemukan bahwa produk susu seperti susu dan yoghurt akan membuat tulang lebih sehat, dibandingkan dengan mengkonsumsi krim.

Susu rendah lemak atau yogurt lebih meningkatkan asupan protein, kalsium dan vitamin D dibandingkan dengan krim.

Manfaat lainnya adalah dapat membatasi asupan lemak jenuh, kata Shivani Sahni, dari Institute for Aging Research (IFAR), afiliasi Harvard, yang ikut menulis penelitian.

Seperempat dari mereka yang menderita patah tulang pinggul meninggal dalam waktu satu tahun dari cedera mereka.

Sekitar 34 juta orang Amerika sendiri memiliki kepadatan tulang yang rendah, menghadapi risiko yang lebih tinggi untuk osteoporosis dan patah tulang, terutama dari pinggul, tulang belakang dan pergelangan tangan.

“Produk-produk susu menyediakan beberapa nutrisi penting yang sangat bermanfaat untuk kesehatan tulang,” kata Sahni, dari Musculoskeletal Research Team, IFAR. Yang dilaporkan dalam Journal Archives of Osteoporosis.

“Namun, krim dan produk-produknya seperti es krim memiliki tingkat yng rendah nutrisi ini, namun memiliki tingkat lemak dan gula yang lebih tinggi .

“Dalam studi ini, 2,5 sampai tiga porsi susu dan asupan yogurt per hari dikaitkan dengan kepadatan tulang yang lebih baik,” katanya, menurut pernyataan IFAR.

“Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk meneliti peran asupan keju (beberapa di antaranya bisa tinggi lemak dan natrium), dan apakah makanan susu individu memiliki dampak yang signifikan dalam mengurangi patah tulang,” kata Sahni.

Peneliti IFAR mendasarkan penemuan mereka pada data yang dikumpulkan dari kuesioner frekuensi makanan diisi oleh 3.212 peserta dari studi Framingham Offspring.

Mereka kemudian membandingkan asupan susu peserta dengan tinggi kepadatan mineral tulang (BMD), ukuran kesehatan tulang, yang mengungkapkan manfaat susu dan yogurt dibandingkan krim di sebagian besar pria paruh baya dan wanita.

Penelitian ini mendukung gagasan bahwa nutrisi yang tepat dapat membantu memerangi penyakit osteoporosis dan patah tulang.

Osteoporosis dianggap sebagai ancaman utama kesehatan masyarakat bagi sekitar 44 juta orang Amerika, atau setengah dari mereka yang berusia 50 tan dan yang lebih tua.