Khasiat Obat dan Manfaat dari Kubis, yang selama ini kita abaikan

Resep obat alami tradisional ini dan penggunaan berikut, adalah disarikan dari hasil penelitian BPPT (IPTEKnet) dengan CODATA ICSU Indonesia yang direalisasikan pada tahun 2002

Nama Lain dari Kubis:

Bahasa Latin: Brassica oleracea var. capitata. Bahasa Daerah : Kol, kobis, kubis telur, kubis krop. Nama simplisia: Brassicae capitatae Folium. Bahasa Inggris: Cabbage.

Informasi Umum tentang Kubis:

Kubis adalah sejenis sayuran yang dapat ditanam di dataran rendah maupun di dataran tinggi dengan curah hujan rata-rata 850-900 mm.

Daun kubis yang segar rasanya renyah dan garing sehingga dapat dimakan sebagai lalap mentah dan matang, campuran salad, disayur, atau dibuat urap.

Kubis dapat diperbanyak dengan biji atau setek tunas.

Ada beberapa jenis dari Keluarga kubis-kubisan. Yang umum ditanam di Indonesia di antaranya adalah kubis bunga, brokoli, kubis tunas, kubis rabi, dan kale.

Jenis kubis-kubisan tersebut diduga berasal dari kubis liar Brassica oleracea var. sylvestris, yang tumbuh di sepanjang pantai Laut Tengah, pantai Inggris, Denmark, dan sebelah Utara Perancis Barat.

Kemudian kubis liar tersebut ada yang tumbuh sebagai tanaman biennial dan ada juga yang perenial.

Kubis yang telah dibudidayakan dibuat menjadi tanaman annual.

Untuk memperoleh bijinya, kubis tersebut dibiarkan tumbuh sebagai tanaman biennial.

Kubis mempunyai daun berbentuk bulat, oval, sampai lonjong, membentuk roset akar yang besar dan tebal

Lalu warna daun kubis pun bermacam-macam, antara lain putih (forma alba), hijau, dan merah keunguan (forma rubra).

Pada tahap awal, daun kubis yang berlapis lilin tumbuh lurus, daun-daun berikutnya tumbuh membengkok, menutupi daun-daun muda yang terakhir tumbuh.

Kemudian pertumbuhan daun terhenti ditandai dengan terbentuknya krop atau telur (kepala) dan krop samping pada kubis tunas (Brussel sprouts).

Setelah itu, krop akan pecah dan keluar malai bunga yang bertangkai panjang, bercabang-cabang, berdaun kecil-kecil, mahkota tegak, berwarna kuning.

Kubis memiliki buah polong berbentuk silindris dengan panjang sekitar 5-10 cm, berbiji banyak. Biji berdiameter 2-4 mm, berwarna cokelat kelabu.

Untuk membudidayakan dan menanam kubis, dibutuhkan umur yang berbeda-beda. Masa panen kurang lebih mulai dari 90 hari hingga 150 hari.

Zat yang Dikandung dan Khasiat Obat dari Kubis:

Komposisi zat yang dikandung kubis cukup banyak, di antaranya terdapat serat, kalsium, fosfor, besi, natrium, kalium, protein,

lemak, karbohidrat, vitamin (A, C, E, tiamin, riboflavin, nicotinamide), kalsium, dan beta karoten.

Disamping itu, kubis pun mengandung senyawa sianohidroksibutena (CHB), sulforafan,

dan iberin yang merangsang pembentukan glutation, suatu enzim yang bekerja dengan cara menguraikan dan membuang zat-zat beracun yang beredar di dalam tubuh.

Khasiat obat yang dari kubis cukup banyak, dari vitamin C dalam kubis dapat mencegah timbulnya skorbut (scurvy).

Adanya zat anthocyanin menyebabkan warna kubis dapat berubah menjadi merah. Dengan kandungan zat aktifnya,

sulforafan dan histidine dapat mencegah kanker kolon, menghambat pertumbuhan tumor, dan rektum,

detoksikasi senyawa kimia berbahaya, seperti kobalt, nikel dan tembaga yang berlebihan di dalam tubuh, serta meningkatkan daya tahan tubuh untuk melawan kanker.

Selain itu, kubis dengan kandungan asam amino dalam sulfurnya, juga berkhasiat menurunkan kadar kolesterol yang tinggi, penenang saraf, dan membangkitkan semangat.

Cara Mengolah dan Meramu Kubis:

Peringatan penting sebelum pemakaian kubis:

  • Tapal dari kubis dapat menyebabkan lepuh jika digunakan selama beberapa jam
  • Apabila jus kubis dikonsumsi terlalu banyak dan terus-menerus, maka dapat mengurangi jumlah yodium di dalam tubuh, ini mengakibatkan kelenjar gondok (tiroid) kekurangan yodium
  • Untuk mencegah hal tersebut, perbanyaklah mengonsumsi makanan sumber yodium, seperti rumput laut (kelp).

1. Untuk Menyembuhkan Sembelit

  • Makanlah lalap kubis setiap hari, mentah atau matang.

2. Untuk Melindungi tubuh dari sinar radiasi

  • Konsumsilah kubis segar setiap hari sebagai lalap
  • Atau buatlah jus, dan minumlah

3. Untuk Meningkatkan produksi dan jumlah ASI

  • Buatlah jus kubis, dapat diberikan kepada ibu hamil beberapa saat sebelum melahirkan.

4. Untuk Menurunkan kadar kolesterol darah yang tinggi

  • Siapkanlah kubis segar
  • Cucilah 1/4 bagian kubis segar berukuran sedang sampai bersih
  • Bilaslah dengan air matang
  • Potonglah seperlunya
  • Buatlah jus dari kubis tersebut
  • Minumlah sarinya sekaligus
  • Ulangilah setiap hari.

Demikianlah informasinya, semoga bermanfaat.