Khasiat Obat dan Manfaat dari Kedelai, yang Jarang Diketahui

Resep obat tradisional dan penggunaan berikut disarikan dari hasil penelitian BPPT (IPTEKnet) dengan CODATA ICSU Indonesia yang direalisasikan pada tahun 2002

Nama Lain dari Kedelai:

Bahasa Latin: Glycine max, (Linn.) Merrill, Glycine soja, (Linn), Sieb. G. soja, (Linn), Zucc. Bahasa Jawa: Dele, Dangsul, Dekeman. Bahasa Madura: Kedhele.

Basa Sunda: Kedelai, Kacang jepun, Kacang bulu. Bahasa Bima: Lawui (Bima). Bahasa Lampung: Retak Menjong. Bahasa Padang Minangkabau: Kacang Rimang. Bahasa Makassar: Kadale.

Informasi Umum tentang Kedele:

Banyak sekali makanan yang diolah dengan menggunakan kedelai. Sebagai contoh tempe, tahu, kecap, dan masih banyak lagi.

Untuk tumbuh baik, kedelai ditanam di ladang dan persawahan antara musim kemarau dan musim hujan.

Kemudian rata-rata curah hujan tiap tahun yang cocok bagi kedelai adalah kurang dari 200 mm dengan jumlah bulan kering 3-6 bulan dan hari hujan berkisar antara 95-122 hari selama setahun.

Panjang sekali sejarah budidaya kedelai di Indonesia, ternyata kedelai (Glycine max) sudah dibudidayakan sejak 1500 tahun SM dan baru masuk Indonesia, terutama Jawa sekitar tahun 1750.

Secara umum, kedelai mempunyai perawakan yang kecil dan tinggi batangnya dapat mencapai ukuran 75 cm.

Kedelai memiliki bentuk daun yang bulat telur dengan kedua ujungnya membentuk sudut lancip dan bersusun tiga menyebar (kanan- kiri – depan) dalam satu untaian ranting yang menghubungkan batang pohon.

Kemudian kedelai memiliki buah polong yang berisi biji-biji. Menurut varitasnya ada kedelai yang berwarna putih dan hitam.

Baik kulit luar buah polong maupun batang pohonnya mempunyai bulu-bulu yang kasar berwarna coklat.

Sedangkan Untuk budidaya tanaman kedelai di pulau Jawa yang paling baik adalah pada ketinggian tanah kurang dari 500 m di atas permukaan laut.

Zat yang Dikandung dan Khasiat Obat dari Kedele:

Komposisi dari kedelai adalah mengandung protein sebanyak 34,9 gram, kalori 331 kal, lemak 18,1 gram,

hidrat arang 34,8 gram, kalsium 227 mg, fosfor 585 mg, besi 8 mg, vitamin A110 SI, vitamin B 11,07 mg, dan air 7,5 gram.

Khasiat obat dari kedelai banyak dibuktikan dapat menyembuhkan penyakit diabetes melitus, sakit ginjal, dan reumatik.

Cara Mengolah dan Meramu Kedelai:

1. Untuk Menyembuhkan Sakit Ginjal

  • Siapkanlah biji kedelai sebanyak 3 sendok makan
  • Rebuslah bahan tadi dengan 2-3 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas
  • Saringlah hasilnya untuk diambil airnya
  • Minumlah pada pagi hari setelah bangun tidur
  • Ulangilah secara teratur setiap hari

2. Untuk Mengobati Penyakit Diabetes Mellitus

  • Ambillah 1 genggam biji kedelai hitam
  • Rebuslah dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tersisa 1 gelas dan
  • Saringlah untuk diambil airnya
  • Minumlah 1 kali sehari 1 gelas
  • Ulangilah secara rutin setiap hari.

3. Untuk Mengobati Penyakit Reumatik

  • Siapkanlah 1 sendok makan biji kedelai hitam, 1 sendok makan kacang hijau, dan 2 sendok makan kacang tanah.
  • Gorenglah semua bahan tadi tanpa minyak (sangan = Jawa)
  • Tumbuklah atau gilinglah sampai halus.
  • Makanlah 2 kali sehari sebanyak 1 sendok teh, pagi dan sore.

Demikianlah informasinya, semoga bermanfaat.