Khasiat Obat dan Manfaat Bunga Matahari

Resep obat tradisional dan penggunaan berikut disarikan dari hasil penelitian BPPT (IPTEKnet) dengan CODATA ICSU Indonesia yang direaliasikan pada tahun 2002

 Khasiat Obat dan Manfaat Bunga Matahari

Nama lain dari Bunga Matahari:

Bahasa Latin: Helianthus annuus Linn. Bahasa Lain: Bunga panca matoari, bunga teleng matoari,

bungngong matahuroi, bungka matahari, purbanegara; Sungeng; kembang sarengenge,

kembhang mataare, bungga ledomata; kembang sangenge, kembhang tampong are. Bahasa China: Xiang ri kui

Informasi Umum tentang Bunga Matahari:

Bunga matahari banyak ditanam pada halaman dan taman-taman yang cukup mendapat sinar matahari, sering juga ditanam dengan tujuan sebagai tanaman hias.

Tanaman ini termasuk herba anual, karena umumya pendek kurang dari setahun. Memiliki pohon yang tegak, berbulu, dan memiliki tinggi antara 1 – 3 m,

Bunga matahari digolongkan sebagai tanaman berbatang basah, daun tunggal berbentuk jantung,

bunga besar/bunga cawan, dengan mahkota berbentuk pita disepanjang tepi cawan

Memiliki warna kuning, dan di tengahnya terdapat bunga-bunga yang kecil berbentuk tabung, warnanya coklat.

Zat yang dikandung dan Khasiat Obat dari Bunga Matahari:

Komposisi dari Bunga matahari adalah banyak mengandung zat sebagai berikut, pada bunga: Quercimeritrin, helianthoside A,B,C , oleanolic acid, echinocystic acid.

Lalu pada biji banyak mengandung Beta-sitosterol, prostaglandin E, chlorogenic acid, quinic acid, phytin, 3,4-benzopyrene.

Dalam 100 g minyak biji bunga matahari: Lemak total: 100, lemak jenuh: 9,8: lemak tidak jenuh: Oleat 11.7 dan linoleat 72.9, cholesterol: -.

Khasiat obat dari bunga matahari adalah: khasiat bunga: Menurunkan tekanan darah, mengurangi rasa nyeri (analgetik).

Biji: Anti dysentery, merangsang pengeluaran cairan tubuh (hormon, enzym, dll.), merangsang pengeluaran campak (measles). Daun: Anti radang, mengurangi rasa nyeri, anti malaria.

Akar: Anti radang, peluruh air seni, pereda batuk, menghilangkan nyeri.

Sumsum dari batang dan dasar bunga: Merangsang energi vital, menenangkan liver, merangsang pengeluaran air kemih, menghilangkan rasa nyeri pada waktu buang air kemih.

Cara Mengolah dan Meramu Bunga Matahari:

1. Untuk Mengobati Penyakit Sakit kepala:

  • Siapkanlah sebanyak 25 – 30 gr bunga matahari, 1 butir telur ayam (Tidak dipecahkan), dan 3 gelas air
  • Rebuslah semua bahan tadi sampai tersisa 1/2 gelas.
  • Minumlah sesudah makan
  • Ulangilah sebanyak 2 kali sehari.

2. Untuk Mengobati Penyakit Radang payudara (Mastitis):

  • Ambillah kepala bunga matahari tanpa biji)
  • Potonglah sampai halus
  • Lalu jemurlah
  • Setelah kering digongseng/sangrai sampai hangus
  • Kemudian gilinglah menjadi serbuk/tepung.
  • Minumlah sebanyak 10-15 gr setiap kalinya
  • Campurlah arak putih + gula + air hangat.
  • Minumlah 3 kali sehari
  • Pada minum pertama kali harus keluar keringat. (Tidur pakai selimut).

3. Untuk Mengobati Penyakit Rheumatik:

  • Ambillah kepala bunga matahari
  • Kemudian godoklah sampai menjadi kanji
  • Tempelkanlah di tempat yang sakit.

4. Untuk Mengobati Penyakit Disentri :

  • Siapkanlah sebanyak 30 gr biji bunga matahari
  • Kemudian seduhlah
  • Lalu buatlah tim selama 1 jam.
  • Setelah diangkat tambahkanlah gula batu secukupnya
  • Minumlah hasilnya

5. Untuk Mengobati Penyakit Susah Buang Air Besar (BAB) dan Buang Air Kecil

  • Ambillah sebanyak 15- 30 gram akar bunga matahari yang segar
  • Rebuslah bahan tadi
  • Minumlah hasilnya

6. Untuk Mengobati Penyakit Infeksi saluran kencing:

  • Siapkanlah sebanyak 30 gram akar segar
  • Rebuslah bahan tadi (jangan lama-lama, sewaktu baru mendidih, diangkat),
  • Minumlah hasilnya

Catatan untuk Perhatian Penting:

Wanita hamil dilarang minum rebusan bunga matahari

Demikianlah informasinya, semoga bermanfaat.