Khasiat Obat dan Manfaat Bayam

Resep obat tradisional dan penggunaan berikut disarikan dari hasil penelitian BPPT (IPTEKnet) dengan CODATA ICSU Indonesia yang direaliasikan pada tahun 2002

Khasiat dan Manfaat Bayam

Nama Lain dari Bayam:

Bahasa Latin: Amaranthus tricolor L., A.gangeticus. Istilah simplisia: untuk daun bayam: Amaranthi tricoloris Folium, untuk akar bayam: amaranthi tricoloris radix.

Bahasa Inggris: spinach, chinese spinach.  Bahasa Jawa: bayem abrit, bayam lemah, bayam sekul, bayam ringgit, bayam siti.

Bahasa Jakarta: bayam glatik, bayam putih, bayam merah. Bahasa Maluku: tona ma gaahu, jawa lufife, hohoru itoka tokara, baya roriha, loda kohori.

Informasi Umum dari Bayam: 

Bayam adalah salah satu jenis sayuran yang cukup digemari di negara kita. Bayam sering disayur bening, atau untuk gado-gado, pecal.

Ada juga yang merebus sayur untuk lalap. Tapi ada juga daun bayam yang muda dan lebar digunakan pula sebagai bahan rempeyek.

Yang sering kita jumpai di pasar dan konsumsi, bayam tersebut adalah bayam cabutan atau bayam sekul.

Ada tiga varietas bayam yang termasuk ke dalam Amaranthus tricolor, yaitu bayam hijau biasa, bayam merah (Blitum rubrum),

yang batang dan daunnya berwarna merah, dan bayam putih (Blitum album), yang berwarna hijau keputih-putihan.

Dahulu kala, tanaman bayam berasal dari daerah tropis di Amerika. Kemudian menyebar dan berkambang ke daerah tropis dan subtropis di seluruh dunia.

Syarat tumbuh Bayam

Di negara kita, bayam bisa tumbuh sepanjang tahun. Tanaman bayam dapat tumbuh optimal pada ketinggian 5-2.000 m dpl.

Dapat tumbuh di daerah panas dan dingin. Untuk hasil tumbuh yang lebih subur adalah di dataran rendah pada lahan terbuka yang udaranya agak panas.

Jika dipakai untuk pengobatan, bayam merah dianggap lebih berkhasiat daripada bayam hijau.

Ciri-ciri fisik Bayam:

Bayam adalah tanaman herba setahun, tegak atau agak condong. Memiliki tinggi 0,4-1 m, dan bercabang. Mempunyai batang yang lemah dan berair.

Bunga berbentuk bulir. Bunga bayam terdapat dalam tukal yang rapat, bagian bawah duduk di ketiak,

bagian atas berkumpul menjadi karangan bunga di ujung tangkai dan ketiak percabangan.

Bayam memiliki daun bertangkai, berbentuk bulat telur, lemas, dengan panjang 5-8 cm, ujung tumpul, pangkal runcing, serta warnanya hijau, merah, atau hijau keputihan.

Daun dan batang bayam merah mengandung cairan berwarna merah. Selain A. tricolor, terdapat bayam jenis lain,

seperti bayam duri (A.spinosus), bayam kakap (A. hybridus),  dan bayam kotok/bayam tanah (A. blitum).

Untuk jenis bayam yang sering ditanam dan dibudidayakan adalah A. tricolor dan A. hybridus sedangkan jenis bayam lainnya banyak yang tumbuh secara liar.

Panen bayam cabut paling lama dilakukan selama 25 hari. Setelah itu, kualitasnya akan menurun karena daunnya menjadi kaku.

Untuk cara perbanyakan dan perkembangbiakan, bayam dapat dilakukan dengan biji.

Zat yang dikandung dan khasiat obat dari Bayam:

Komposisi dari tanaman bayam adalah banyak mengandung zat besi, amarantin, rutin, purin, protein, lemak, karbohidrat, kalium,  dan vitamin (A, B dan C).

Bayam mampu memaksimalkan kerja ginjal dan melancarkan pencernaan. Akar bayam merah berkhasiat sebagai obat disentri.

Bayam adalah sayuran berserat yang dapat dimanfaatkan untuk memperlancar proses buang air besar.

Makanan berserat sangat dianjurkan untuk dikonsumsi oleh penderita kanker usus besar,

penderita kencing manis (diabetes mellitus), kolesterol darah tinggi, dan menurunkan berat badan.

Cara Mengolah dan Meramu Bayam:

1. Untuk meningkatkan kerja ginjal dan membersihkan darah sehabis bersalin

  • Siapkanlah bayam segar
  • Buatlah sayur bening
  • Makanlah sayur tersebut.

2. Untuk Mengobati Penyakit Kurang darah

  • Ambillah tiga genggam daun bayam merah,
  • Kemudian dicuci sampai bersih
  • Setelah itu tumbuk sampai halus.
  • Tambahkanlah satu sendok makan air jeruk nipis, lalu saring
  • Setelah itu, tambahkanlah satu sendok makan madu dan sebutir kuning telur ayam kampung dan aduk sampai rata
  • Minumlah ramuan tadi.
  • Ulangi setiap satu kali sehari selama seminggu.
  • Setelah itu, pengobatan dapat dilakukan dua kali seminggu sampai penyakitnya sembuh.

3. Untuk Mengobati Penyakit Disentri

  • Siapkanlah 25-30 g daun segar bayam
  • Rebuslah bahan tadi
  • Setelah matang dapat dimakan sebagai lalap
  • Di samping itu, bayam dapat juga dijus untuk diminum.

4. Untuk Mengobati Penyakit Akibat Gigitan Binatang Berbisa

  • Ambillah daun bayam segar
  • Gilinglah sampai halus
  • Tempelkanlah pada luka akibat gigitan binatang berbisa.

5. Untuk Mengobati Penyakit Disentri

  • Siapkanlah 10 batang akar bayam merah
  • Cucilah sampai bersih
  • Tumbuklah sampai halus.
  • Kemudian tambahkanlah garam halus seujung sendok teh sambil diaduk rata
  • Setelah itu saringlah.
  • Minumlah air saringannya sekaligus.

6. Untuk Memperkuat akar rambut

  • Ambillah satu ikat daun dan batang bayam segar.
  • Cucilah sampai bersih
  • Kemudian tumbuklah sampai halus.
  • Setelah itu tambahkanlah garam halus seujung sendok teh sambil diaduk rata.
  • Lalu peraslah dan saringlah,
  • Minumlah sekaligus.
  • Ulangi sebanyak 2-3 kali seminggu.

Peringatan dalam memanfaatkan bayam:

Awal | 1 | 2 | Lanjutannya → | Akhir