Khasiat Obat dan Manfaat Tanaman Adas

Resep obat tradisional dan penggunaan ini disarikan dari hasil penelitian BPPT (IPTEKnet) dengan CODATA ICSU Indonesia yang direaliasikan pada tahun 2002

Tanaman Adas. Photo BPPT

Tanaman Adas. Photo BPPT

Nama lain tanaman Adas:

Bahasa latin: Foeniculum vulgare Mill. Bahasa Minangkabau: Adeh, manih. Bahasa Sunda: Hades.

Bahasa Jawa: adas, adas londa, adas landi. Bahasa Madura: Adhas. Bali: adas. Sumba: wala wunga.

Bahasa Aceh: Das pedas. Melayu:  adas, adas pedas. Manado: paapang, paampas. Alfuru: Popoas.

Bahasa Gorontalo: denggu-denggu. Buol:  Papaato. Baree: porotomo. Sangir Talaud: kumpasi.

Bahasa Makassar: Adasa, rempasu. Bugis: adase. China: Hsiao hui. Thailand: phong karee, mellet karee.

Bahasa Malaysia: Jintan Manis. Ind/pak: barisaunf.Inggris: Fennel, commaon fennel, sweet fennel, fenkel, spigel.

Informasi Mengenai Adas:

Adas adalah tumbuhan obat yang terkenal berkhasiat di daerah Anglo-Saxon. Di negara kita ditanam serta dijadikan bumbu dan obat.

Tanaman adas berasal dari Eropa Selatan dan Asia. Karena tanaman ini sangat bermanfaat dan berkhasiat, lalu banyak dibudidayakan di Argentina, Indonesia, India, Eropa, dan Jepang.

Tanaman ini bisa tumbuh mulai dari dataran rendah sampai ketinggian 1.800 m di atas permukaan laut, tapi akan tumbuh maksimal pada dataran tinggi.

Bentuk Fisik Adas:

Tanaman ini mempunyai ciri yang panjang dengan tinggi 50 cm- 2m, dan tumbuh secara merumpun.

Satu rumpun biasanya terdiri dari 3 – 5 batang. Warna batangnya adalah hijau kebiru- biruan, beruas, beralur, berlubang, bila memar baunya wangi.

Letak daun tanaman ini adalah berseling, majemuk menyirip ganda dua dengan sirip-sirip yang sempit,

ujung dan pangkal runcing, bentuk jarum, tepi rata, berseludang warna putih, seludang berselaput dengan bagian atasnya berbentuk topi.

Bunga Adas tersusun sebagai bunga payung majemuk dengan 6 – 40 gagang bunga, panjang gagang bunga 2 – 5 mm,

panjang ibu gagang bunga 5 – 1 0 em,  mahkota berwarna kuning, keluar dari ujung batang.

Sedangkan buah adas berbentuk lonjong, berusuk, lebar 3 – 4 mm, panjang 6 – 10 mm.

Jika masih muda warnanya adalah hijau, kalau sudah tua berwarna cokelat agak hijau atau cokelat agak kuning sampai sepenuhnya cokelat.

Tapi warna buahnya ini berbeda-beda tergantung negara asalnya. Buah masak mempunyai bau khas aromatik, bila dicicipi rasanya relatif seperti kamfer.

Tanaman ini menghasilkan minyak adas, yang merupakan basil sulingan serbuk buah adas yang masak dan kering.

Terdapat dua jenis minyak adas, manis dan pahit. Kedua jenis ini digunakan dalam industri obat-obatan.

Di samping itu Adas juga dipakai untuk bumbu dan digunakan sebagai bahan yang memperbaiki rasa (corrigentia saporis) dan mengharumkan ramuan obat.

Dalam penggunaannya adas dipakai dengan kulit batang pulosari. Daunnya bisa dimakan sebagai sayuran.

Cara perkembangbiakan Adas adalah dengan biji atau dengan memisahkan anak tanaman.

Khasiat obat dan Cara kerja dari Adas:

Komposisi dari zat yang dikandung adas adalah 50-60% anetol, minyak asiri (Oleum Foeniculi) 1-6%, 20% fenkon,

felandren, metilchavikol, pinen, limonen, dipenten, anisaldehid, asam anisat, dan 12% minyak lemak.

Karena ada kandungan anetol maka menyebabkan adas mengeluarkan aroma yang khas dan berkhasiat karminatif.

Minyak yang dihasilkan dari adas adalah minyak adas (fennel oil). Akar adas mengandung bergapten.

Akar dan biji mengandung stigmasterin (serposterin).

Berdasarkan penelitian, berikut adalah manfaat adas:

  • Minyak adas yang mengandung anetol, fenkon, chavicol, dan anisaldehid berkhasiat menyejukkan saluran cerna dan bekerja menyerupai perangsang napsu makan.
  • Komponen aktifnya, anisaldehida, meningkatkan khasiat streptomycin untuk pengobatan TBC pada tikus percobaan.
  • Meningkatkan peristaltik saluran cerna dan merangsang pengeluaran kentut (flatus).
  • Menghilangkan dingin dan dahak.
  • Dari satu penelitian pada manusia dewasa, diternukan bahwa adas mempunyai efek menghancurkan batu ginjal.
  • Pada percobaan binatang, ekstrak dari rebusan daun adas dapat menurunkan tekanan darah. Namun, pengolahan cara lain tidak menunjukkan khasiat ini.

Khasiat obat dari Tanaman Adas:

Tanaman adas digunakan untuk mengobati berbagai penyakit di antaranya adalah: Perut kembung, mual,

muntah, sakit perut (mulas), diare, sakit kuning (jaundice), kurang nafsu makan, batuk,

sesak napas (Asma), ASI yang sedikit, nyeri haid, haid tidak tertur, rematik goat, Susah tidur (insomnia),

penimbunan cairan dalam kantung buah zakar (hiodrokel testis), keracunan tumbuhan obat atau jamur,

meningkatkan penglihatan, buah pelir turun (orchidoptosis), kolik, usus turun ke lipat paha (hernia inguinalis),

batu empedu, pembengkakan saluran sperma (epididimis).

Cara Memanfaatkan dan Meramu Adas:

Awal | 1 | 2 | Lanjutannya → | Akhir