Penemuan Baru, Untuk Deteksi Kanker Cukup dengan Tes Urine

Tim Kesehatan Organisasi Asgar

Penemuan Baru, Untuk Deteksi Kanker Cukup dengan Tes Urine

Banyak di antara kita, baik itu keluarga, sahabat dan rekan kantor yang mungkin menderita Kanker , dan ingin mencegahnya.

Tapi banyak di antara kita yang belum tahu dan bertanya, tentang apa itu Kanker , bagaimana cara meredakan, kapan bisa disembuhkan, berapa biaya, kenapa bisa terjadi, dimana tempat mengobati, dan kepada dokter siapa bisa bertanya.

Oleh karena itu, bersama ini Organisasi Asgar akan berbagai tips dan trik mudah cara mendapatkannya, semoga bermanfaat.

Kanker adalah sebuah jenis penyakit yang sangat mematikan. Banyak orang yang takut akan penyakit ini, karena sudah banyak korbannya.

Bahkan kita susah mengetahui apakah seseorang terkena kanker atau tidak. Butuh waktu yang lama dan alat yang canggih untuk mendeteksi kanker.

Penemuan Baru

Sebuah tim peneliti di Massachusetts Institute of Technology yang dipimpin oleh seorang India-America menemukan bahwa sudah ditemukan sebuah tes urine sederhana dan murah sudah cukup untuk mengetahui apakah seseorang menderita kanker.

Cara Kerja yang Sederhana dan Harga yang Murah

Tes ini sangat banyak bekerja seperti tes kehamilan dan dalam beberapa menit seseorang dapat het hasilnya.

Dengan hadirnya alat fenomenal ini, kita tidak perlu lagi untuk tes deteksi kanker mammogram dan kolonoskopi yang mahal, rumit, dan butuh waktu.

Cara Kerja Alat

Alat ini bekerja melalui proses yang sederhana namun sangat canggih, dengan cara menyuntikkan nanopartikel dalam tubuh pasien.

Partikel-partikel ini lalu bergabung dengan protein yang ada dalam tumor dan langkah ini menghasilkan biomarker yang dapat ditemukan dengan tes urine yang diambil pada strip kertas.

Proses dan Metode Penelitian

Baru-baru ini, hasil penelitian ini juga diterbitkan dalam Prosiding National Academy of Sciences.

Sekelompok tikus digunakan untuk pengujian dan dalam beberapa menit, teknik ini membantu dalam mendiagnosis tumor dan pembekuan darah di dalamnya.

Proses ini telah memiliki andil yang sangat penting dalam mendeteksi penyakit menular.

Dan sekarang metode baru akan berkembang dalam mencari tahu tentang penyakit tidak menular.

“Untuk negara berkembang, kami pikir itu akan menarik untuk beradaptasi dengan tes kertas yang dapat dilakukan pada sampel yang

belum diproses dalam pengaturan daerah pedesaan, tanpa membutuhkan peralatan khusus.

Pembacaan sederhana bahkan dapat disampaikan ke pengasuh remote dengan gambar pada ponsel”kata Bhatia.

Teknologi ini akan membantu dalam deteksi dini kanker di negara-negara terbelakang, sehingga membuktikan untuk menjadi langkah besar dalam menyelamatkan banyak nyawa yang meninggal karena kanker.

Demikianlah informasinya, semoga bermanfaat