Makan dengan Duduk di Lantai Ternyata Jauh Lebih Sehat dan Bermanfaat

Sering kita perhatikan di kampung-kampung, banyak masyarakat yang duduk di lantai ketika makan. Mereka sangat menikmati dan tampak sangat ceria.

Makan dengan duduk di lantai ada yang menyebut bersila, lesehan, atau makan baselo.

Memang cara tersebut terlihat kuno, karena sekarang kita banyak yang makan di meja dan menggunakan kursi.

Ada juga yang lebih aneh, banyak orang yang makan sambil duduk di depan TV atau duduk di tempat tidur ketika makan.

Berdasarkan temuan dari serangkaian penelitian ditemukan bahwa ada banyak manfaat makan sambil duduk di lantai bagi kesehatan kita, dan lebih baik daripada makan sambil duduk di kursi dan meja.

Membantu memperbaiki pencernaan kita

Ketika kita duduk di lantai, biasanya kita duduk bersila, ini adalah posisi yang membantu dalam pencernaan, karena diyakini bahwa ketika seseorang duduk bersila di depan makanan secara otomatis mengirim sinyal ke otak untuk mempersiapkan untuk pencernaan

Selain itu ketika kita makan dari piring ditempatkan di lantai, kita harus secara alami membungkuk ke depan sedikit dan kembali ke posisi awal untuk menelan.

Gerakan ini terus-menerus bolak-balik menyebabkan otot-otot perut akan diaktifkan dan juga menyebabkan peningkatan sekresi asam lambung, sehingga lebih mudah bagi Anda untuk mencerna makanan.

Membantu menurunkan berat badan

Makan dengan duduk di lantai memiliki manfaat penurunan berat badan yang signifikan juga. Ketika duduk dalam posisi ini, otak kita secara otomatis menjadi tenang dan lebih siap untuk berfokus pada makanan yang kita makan.

Selain itu posisi ini membantu menghimpun jumlah makanan yang kita makan dan membantu merasa kenyang lebih cepat.

Bagaimana itu bekerja? Nah, alasan utama orang makan berlebihan adalah karena mereka tidak tahu kapan merasa kenyang.

Hal ini terjadi karena saraf vagus (saraf utama yang mentransmisikan sinyal dari perut ke otak) mengirimkan sinyal ke otak seperti yang kita makan, mengatakan jika kita merasa kenyang atau tidak.

Ketika kita duduk di lantai saraf ini mampu tampil lebih baik dan mengirimkan sinyal lebih efisien. Juga, karena posisi ini membuat kita makan lebih lambat dari yang kita lakukan sambil duduk di meja.

Hal ini memberikan waktu untuk perut dan otak untuk menghimpun sinyal dari perasaan kenyang, sehingga mencegah makan berlebihan dan makan sebanyak-banyaknya.

Membuat kita lebih fleksibel

Bila duduk bersila, maka otot-otot di punggung bawah, panggul, sekitar perut dan peregangan perut bagian atas dan bawah, yang bisa mengurangi rasa sakit dan ketidaknyamanan.

Hal ini, pada gilirannya membantu sistem pencernaan kita untuk bersantai dan tetap dalam posisi normal.

Membantu makan dengan penuh perhatian

Ketika Anda duduk di lantai dan makan sebagai sebuah keluarga membantu dalam kondisi makan yang khidmat. Tidak hanya membantu kita berfokus pada makanan, tetapi juga membantu Anda membuat pilihan yang lebih baik ketika kita makan.

Karena pikiran kita tenang dan tubuh siap untuk menerima nutrisi, duduk di lantai adalah cara terbaik untuk makan dengan jumlah yang tepat dan jenis makanan yang tepat pula.

Menurut ahli gizi terkemuka, Rujuta Diwekar, makan makanan sambil berkonsentrasi pada setiap aspek makanan seperti bau, rasa, tekstur dan berapa banyak yang kita makan adalah kunci untuk menurunkan berat badan, yang adalah apa yang duduk di lantai dan makan memberi kita.

Membantu menguatkan ikatan dengan keluarga

Biasanya praktek duduk di lantai dan makan adalah aktivitas keluarga. Hal ini sangat bagus. Salah satu alasan duduk di lantai yang lebih baik dalam membantu karena dapat menyebabkan pikiran yang tenang dan bahagia, dan membantu mendengar lebih baik dan damai.

Memperbaiki postur tubuh

Postur badan kita sangat penting supaya tetap sehat. Postur yang baik tidak hanya membantu mencegah cedera tetapi juga mengurangi kemungkinan ketegangan yang berlebihan pada otot dan sendi tertentu, yang dapat menyebabkan kelelahan dan lebih cepat daripada normal dan keausan.

Ketika kita duduk di lantai postur tubuh secara otomatis dikoreksi, membuat punggung lurus, memperpanjang tulang belakang dan mendorong kembali bahu Anda, dan mengalahkan semua sakit umum dan nyeri yang datang dengan postur tubuh yang buruk.

Dapat membuat kita hidup lebih lama

Kedengarannya sedikit luar biasa kan? Yah, itu benar, duduk di lantai dan makan benar-benar dapat membantu Anda hidup lebih lama.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal European Journal of Preventive Cardiology, ditemukan bahwa orang yang duduk di lantai akan mampu untuk bangun tanpa dukungan lebih cenderung hidup lebih lama.

Hal ini karena mampu bangkit dari posisi yang mengambil cukup banyak fleksibilitas dan kekuatan tubuh bagian bawah.

Studi ini menemukan bahwa mereka yang tidak mampu untuk bangun tanpa dukungan berada di risiko yang 6,5 kali lebih mungkin meninggal dalam enam tahun ke depan.

Melumasi dan menjaga lutut dan sendi pinggul yang sehat

Menurut PS Venkateshwara, penulis buku Yoga untuk Penyembuhan, duduk di lantai adalah salah satu posisi yang memiliki manfaat kesehatan bagi seluruh tubuh.

Tidak hanya membantu fungsi sistem pencernaan kita lebih baik, tetapi juga membantu menjaga sendi lentur, fleksibel dan kurang rentan terhadap cedera dan penyakit degeneratif seperti arthritis dan osteoporosis.

Itu karena lentur konstan lutut, pergelangan kaki dan sendi pinggul membantu menjaga mereka fleksibel dan bebas dari penyakit.

Serta dengan fleksibilitas datang pelumasan yang lebih baik antara sendi sehingga lebih mudah untuk duduk di lantai.

Awal | 1 | 2 | Lanjutannya → | Akhir