Jika Anemia, Hindarilah Makanan Ini

Tim Kesehatan Organisasi Asgar

Jika Anemia, Hindarilah Makanan Ini

Banyak di antara kita yang memiliki penyakit. Ada yang bisa menghadapi dengan bijak, maka rasa sakit itu tidak bertambah parah.

Namun jika tidak ditangani secara bijak, maka penyakit tersebut akan bertambah berat dan bertambah parah.

Ada solusi bijak jika kita mengidap penyakit. Caranya adalah dengan mengkonsumsi makanan yang dianjurkan, dan menghindari makanan yang dilarang, karena dapat memperparah penyakit.

Penyakit Anemia

Anemia adalah penyakit yang merupakan suatu kondisi klinis yang mempengaruhi banyak orang, terutama perempuan, di seluruh dunia.

Penyebab Anemia

Meskipun ada berbagai faktor yang menyebabkan atas penurunan produksi sel darah merah dalam tubuh, kekurangan zat besi dan asam folat adalah penyebab utama.

Dengan konsumsi makanan yang kaya zat besi dan asam folat yang dapat meningkatkan kadar hemoglobin mereka, tetapi ada makanan tertentu yang menghambat penyerapan zat gizi tersebut.

Mengetahui tentang makanan ini akan membantu dalam pengobatan dan pencegahan anemia yang lebih baik.

Terdapat lima jenis makanan yang dikonsumsi setiap hari yang harus dihindari, terutama jika kita memiliki anemia.

Oleh karena itu, organisasi Asgar memberikan tips cara mudah memilih makanan yang seharusnya kita hindari, ketika menderita anemia:

Makanan Mengandung asam oksalat

Dalam beberapa kasus yang diteliti, makanan yang mengandung asam oksalat diketahui mengganggu penyerapan zat besi.

Oleh karena alasan tersebut, orang-orang yang memiliki penyakit anemia disarankan untuk mengkonsumsi makanan ini dalam jumlah terbatas dan jika mungkin dihindari dari mereka selama pengobatan.

Contoh makanan yang mengandung asam oksalat adalah kacang tanah, bayam, peterseli (ajwain) dan cokelat.

Makanan yang mengandung kalsium

Salah satu penyebab utama anemia adalah kekurangan zat besi dan karenanya, orang yang menderita jenis anemia disarankan untuk tidak makan makanan yang kaya kalsium.

Hal ini karena, kalsium mengganggu penyerapan zat besi dalam tubuh sehingga memperburuk kondisi.

Contoh makanan yang kaya akan kalsium adalah susu dan produk susu seperti keju, yoghurt, kacang dan pisang.

Makanan kaya akan Tannin

Meskipun teh hitam, teh hijau dan kopi yang baik untuk kesehatan, orang yang menderita anemia yang defisiensi besi harus membatasi asupan makanan ini, karena mengandung tanin, senyawa yang mengganggu penyerapan zat besi.

Beberapa contoh makanan lain yang sarat dengan kandungan tanin adalah termasuk anggur, jagung dan sorgum.

Makanan yang mengandung gluten

Makanan kaya gluten harus dihindari oleh orang-orang yang menderita anemia karena dapat memperburuk kondisi.

Gluten yang pada beberapa orang, merusak dinding usus mencegah penyerapan zat besi dan asam folat, yang keduanya dibutuhkan untuk produksi sel darah merah (sel darah merah).

Beberapa contoh makanan yang mengandung Gluten adalah terutama ditemukan dalam pasta, produk gandum, barley, rye dan gandum.

Makanan yang kaya fitat

Phytates biasanya mengikat besi yang terdapat di saluran pencernaan sehingga mencegah penyerapan zat besi yang diperlukan oleh tubuh.

Oleh karena alasan tersebut, orang-orang yang menderita anemia karena defisiensi besi disarankan untuk menghindari makanan yang mengandung phytates atau asam fitat.

Beberapa contoh makanan yang kaya fitat adalah seperti kacang-kacangan, beras merah, gandum-gandum dan kacang-kacangan.

Demikianlah informasinya, semoga bermanfaat