Bahaya Lain Obesitas, Menyebabkan Gagal Ginjal

Tim Kesehatan Organisasi Asgar

Bahaya Lain Obesitas, Menyebabkan Gagal Ginjal

Obesitas atau kelebihan berat badan adalah gejala negatif yang saat ini banyak terdapat di berbagai negara, termasuk di Indonesia.

Obesitas Menyebabkan Gagal Ginjal

Berdasarkan serangkaian penelitian terbaru ditemukan bahwa obesitas menekan proses seluler penting yang mampu mencegah kerusakan sel ginjal.

Obesitas meningkatkan risiko penyakit pasien ginjal kronis ini menyebabkan gagal ginjal, tetapi mekanisme yang mendasari hubungan ini tetap tidak jelas.

Proses dan Metode Penelitian

Hasil penelitian berharga ini juga telah diterbitkan dalam edisi mendatang Journal of American Society of Nephrology (JASN).

Kosuke Yamahara, Takashi Uzu, MD, PhD (Shiga University of Medical Science, di Jepang), dan rekan-rekan mereka menduga bahwa penurunan fungsi proses yang disebut autophagy mungkin memainkan peran.

Autophagy adalah sistem degradasi dalam sel yang menghilangkan protein rusak dan komponen seluler cacat lainnya, dan insufisiensi autophagy yang umumnya terdapat pada orang obesitas.

Para peneliti menemukan bahwa pada tikus dengan berat badan normal dengan penyakit ginjal, autophagy aktif dalam sel-sel ginjal.

Namun di pihak lain, pada tikus gemuk dengan penyakit ginjal, autophagy ditekan dan sel-sel ginjal menjadi rusak.

Tikus dengan berat badan normal dengan penyakit ginjal dan autophagy rusak (karena penghapusan gen) juga mengalami kerusakan sel ginjal.

Para peneliti juga menemukan bahwa penekan ampuh autophagy (disebut mTOR) telah hyperactivated pada ginjal tikus obesitas, dan pengobatan dengan inhibitor mTOR diperbaiki insufisiensi autophagy.

Selanjutnya, kedua mTOR hiperaktivasi dan autophagy penindasan yang diamati pada spesimen ginjal dari pasien obesitas dengan penyakit ginjal.

Demikianlah informasinya, semoga bermanfaat